in

Bagaimana Artificial Inteligence Dapat Meningkatkan Keselamatan Tempat Kerja saat PSBB Diangkat

Pekembangan AI seperti penditeksi Alat Pelindung Diri, pemberitahuan zona nyaman dan thermal imaging dapat di terapkan

Artificial Intelligence Dapat Meningkatkan Keselamatan Tempat Kerja
Artificial Intelligence Dapat Meningkatkan Keselamatan Tempat Kerja

Dalam kondisi saat ini, Indonesia sedang perlahan-lahan membuka diri dari PSBB COVID-19. Sudah banyak yang mulai kembali bekerja. Ini semua menjadi tanda-tanda yang positif untuk meningkatkan ekonomi. Akan tetapi karena kegiatan ini maka potensi penyebaran COVID-19 di sekitar kita makin besar. Potensi ini juga dapat mengakibatkan pemberhentian dan penutupan fasilitas-fasilitas selama berminggu-minggu. Pemilik Perusahaan dan perkerjanya menrasakan ketidak nyamanan karena potensi dan resiko penularan dengan kemungkinannya wabah kluster.

Untuk memitigasi hal ini, manajemen perusahaan berupaya untuk membuat peraturan baru, terutama dalam kesehatan dan keselamatan kerja. Contohnya Seperti wajib pengunanaan alat pelindung diri (APD) beserta protokol jaga jarak sosial. Peraturan ini dibuat untuk mengurangi resiko penularan virus Corona atau COVID-19. Akan tetapi, peraturan ini hanya dapat dilakukan jika adaanya penegakan yang ketat memastikan semua personel mematuhinya. Jika tidak, itupun tidak akan diterapkan secara konsisten dan benar.

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things ( IOT) sudah mulai memunculkan beberapa teknologi yang berpontesi untuk menjaga tempat kerja menjadi lebih sehat dan aman dengan menditeksi pelindung diri, masuk ke zona aman dan kemampuan untuk thermal imaging.

Penditeksi Alat Pelindung Diri

Tidak mengenakan Alat pelindung diri (APD) dapat meningkatkan kemungkinan penularan. Ini adalah khasus yang biasanya terjadi; personel masuk ke dalam ruangan dengan kesibukannya seharian mereka tidak terasa APD mereka di pakainya itu sudah terbuka. Tetapi dengan adanya penerapan Artificial Intelligence (AI). Penditeksi dengan Kamera Definisi tinggi akan menditeksi hal- hal seperti penutup wajah, sarung tangan, kaca mata pelindung dan APD lainya. Ai ini akan mengirim peringatan pada perangkat yang dikenakan oleh personel yang ada pada pergelangan tangan. Peringatan itu juga akan mengirim pemberitahuan ke manager, mengidetifikasikan staf yang memerlukan latihan tambahan.

Pemberitahuan Zona Nyaman

Penjagaan Jarak antara setiap staff atau personel di ruangan pekerja adalah salah satu penanggulangan dengan Artificial Intelligence (AI). Seperti Penditeksi alat pelindung diri, solusi ini secara terus menerus memonitor tempat kerja. Membunyikan alarm jika seseorang keluar dari zona nyaman atau keluar dari jarak dan batas yang sudah di terapkan. Pemindaian dan pemantauan ini dilakukan dengan kamera Axis pan / tilt / zoom (PTZ) dan radar Axis yang mampu mendeteksi gerakan dalam jarak 50 meter. Sensor ini mendeteksi gerakan dan kemudian secara otomatis menggerakkan kamera ke tempat tujuan.

Thermal Imaging ( Pencitraan Termal )

Selain kecangihan menditeksi APD dan Zona nyaman, Termal Imaging atau pencitraan termal secara rutin menangkap suhu karyawan sepanjang hari, menditeksi kemungkinan demam, dan memberi tahu manajemen sehingga karyawan tersebut secepatnya dapat di hubungi, di karantina dan di test.

Selain itu, peraturan di luar negeri seperti OSHA telah diperbarui, menyatakan bahwa perusahaan diharapkan untuk menyelidiki dan mengumpul bukti terkait infeksi COVID-19 yang terjadi dalam perusahaan. Berarti, perusahaan harus menyelidiki diagnosis infeksi positif diantara personel untuk menentukan apakah infeksi ini terjadi di tempat kerja, dan sambil meninjau lingkungan kerja untuk menidetifikasi potensinya kemungkinan ekposur yang berkelanjutan. Dasarnya, dengan penerapan teknologi AI dan IoT ini harus memiliki penyimpanan data yang lengkap sehingga mereka dapat mendasarkan penyelidikan mereka.

Pentingnya deteksi dan investigasi dini dalam mencegah wabah cluster tidak dapat diremehkan, dan itulah mengapa teknologi Artificial Intelligence yang menerapkan kepatuhan ketat dapat memainkan peran penting selama fase pembukaan PSBB kembali. Contoh yang bagus tentang seberapa efektif kepatuhan ketat dalam menjaga produsen utama, pabrik, dan pusat distribusi tetap beroperasi dapat ditemukan di Jerman, di mana prosedur kepatuhan kesehatan dan keselamatan yang ketat seperti pedoman APD, jarak sosial, dan pelacakan kontak telah memungkinkan industri Jerman untuk mempertahankannya. Berjalan selama pandemi. Satu perusahaan besar hanya mengalami 15 kasus infeksi dari 6.700 karyawan mereka, dan itu dikreditkan dengan mengikuti protokol ketat mereka.

Sementara pandemi COVID ini masih jauh dari selesai dan pasti ada beberapa kesulitan penyesuaian dalam membuka kembali tempat kerja dengan protokol baru, AI memberi solusi yang jelas. Melalui penegakan pedoman seputar pemakaian APD, memastikan jarak sosial dan kemampuan pencitraan termal, Artificial Inteligence berpotensi mengurangi penularan, memastikan kesehatan dan keselamatan anggota staf, serta mendeteksi — dan menahan — wabah cluster sebelum dimulai, terutama karena klaim para ahli wabah virus global sekarang akan menjadi lebih umum.

What do you think?

Written by safetyagent

TIGA JENIS PELINDUNG KEPALA DI TEMPAT KERJA YANG WAJIB DIKETAHUI

Hello Mask HMcare masker transparan

Masker Transparan: Pertama Kalinya Akan di Produksi Secara Skala Besar