in

IMPLEMENTASI K3 PADA WORK FROM HOME

JAKARTA – Bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) menjadi suatu pola hidup baru setelah adanya pandemi Covid-19. Pasalnya, tiap perusahaan ingin para karyawannya tetap sehat dan aman dari virus. Maka ide bekerja dari rumah pun diterapkan.

Ide tersebut memang terbukti bagus untuk mengurangi jumlah kepadatan manusia dalam satu ruangan perkantoran. Pun setelah PSBB dihapus dan memasuki fase new normal, banyak perusahaan mengambil kebijakan 50% karyawannya bekerja dari rumah saja, terutama bagi yang sudah berusia 50 tahun keatas. Walau terdengar nyaman, namun sistem bekerja dari rumah ini terkadang jauh dari harapan. Alih-alih ingin nyaman, yang didapat justru ketidakproduktifan lantaran suasana bekerja di rumah yang berbeda dengan kantor.

Walaupun di rumah, implementasi K3 juga harus diterapkan agar tercipta produktivitas seperti di kantor. Berikut langkah-langkah K3 yang dianjurkan oleh World Safety Organization Inggris:

  • Bekerja dengan meja dan kursi yang mendukung tulang belakang tetap tegak dan nyaman. Jika perlu, gunakan bantal sebagai penyangga pada punggung kursi
  • Pastikan lengan ada di posisi horizontal ketika mengetik di meja. Jika posisi tangan terlalu tinggi, taruh bantal di kursi untuk menyangga badan agar sejajar dengan meja.
  • Pastikan posisi kaki tidak menggantung karena kursi yang terlalu tinggi. Jika diperlukan, gunakan boks untuk menyangga kaki.
  • Posisikan layar laptop sejajar dengan mata. Gunakan dudukan laptop bila ada. Jika tidak ada, gunakan tumpukan buku, majalah, boks, dan sejenisnya agar sejajar.
  • Ketika laptop sudah sejajar dengan mata, tentu tidak nyaman jika harus mengetik dengan tinggi seperti itu. Jadi, gunakan keyboard dan mouse terpisah agar nyaman melakukan pekerjaan.
  • Usahakan untuk tidak menatap laptop terlalu dekat. Besarkan ukuran layar bila dirasa lebih nyaman.

Sebisa mungkin hindari bekerja di atas sofa atau kasur dengan posisi yang santai. Hal ini dapat menyebabkan nyeri pada leher dan tulang punggung. Selain itu, secara fisik dan psikologis, posisi ini tidak ideal untuk bekerja.

Dalam hal kesehatan, jangan lupa untuk bergerak secara berkala seperti berdiri dan berjalan. Luangkan waktu untuk beristirahat agar tubuh tidak kaku. Selain itu, pastikan selalu terhubung dengan kolega agar tetap semangat menjalani work from home. Sebisa mungkin, buat suasana ruang kerja seperti di kantor dan bersikap disiplin dengan jam kerja. Hal ini dimaksudkan agar urusan pekerjaan dan urusan rumah tetap bisa berjalan dengan baik.

(DS)

What do you think?

Written by Risa Praptono

PELAKU USAHA WAJIB PATUHI ATURAN NEW NORMAL

VIRTUAL REALITY, KUATKAN SENSE OF PRESENCE SAAT TRAINING