in

INDUSTRI MANUFAKTUR PILIH VR, INI TIGA ALASANNYA

Pelatihan K3 dengan menggunakan VR disebut sebagai sebuah revolusi bagi mereka yang bekerja pada industri, baik itu kesehatan, militer, konstruksi, pertambangan, migas, dan lainnya.

JAKARTA – Pelatihan K3 dengan menggunakan VR disebut sebagai sebuah revolusi bagi mereka yang bekerja pada industri, baik itu kesehatan, militer, konstruksi, pertambangan, migas, dan lainnya. Penerapan VR ini pun juga semakin membantu dalam keefektifan kinerja pekerja atas dasar keamanan dan keselamatannya. Namun, dibalik industri tersebut, ada satu bidang yang penting untuk dilakukan pelatihan VR.

Adalah industri manufaktur yang memboyong teknologi VR ke dalam pelatihan K3 para pekerjanya. Perusahaan-perusahaan manufaktur mengklaim bahwa VR dan AR (Augmented Reality)nantinya akan menjadi teknologi yang berguna tidak hanya di bidang keselamatan kerja saja, bahkan untuk pengoperasian pekerjaan sehari-hari mereka.

Tiga alasan inilah yang membuat industri manufaktur memilih VR dalam training K3:

  1. Reduksi anggaran pelatihan. Pelatihan pekerja dalam industri manufaktur memerlukan biaya yang cukup besar. Dengan pelatihan tradisional seperti di ruang kelas, perusahaan membutuhkan instruktur profesional yang berpengalaman. Setidaknya membutuhkan dua orang profesional untuk melatih satu pekerja; satu orang menjadi pengajar dan satu orang lagi untuk membantu mengatur peralatan. Adanya VR membantu para profesional untuk tetap bekerja tanpa harus melatih dan bagi perusahaan, hal ini sangat menghemat pengeluaran untuk membayar jasa profesional.
  2. Tidak adanya material yang akan terbuang. Ketika pelatihan tradisional dilakukan, tentu ada banyak sekali material yang digunakan, misalnya material komposit untuk industri pesawat. Harga yang dikeluarkan tentu cukup besar. Jika VR digunakan, tentu tidak akan ada angka yang keluar untuk membeli material yang diperlukan.
  3. Lebih aman dibanding dengan melakukan pelatihan tradisional atau terjun langsung ke lapangan. Para pekerja di industri manufaktur seringkali harus bekerja pada lingkungan dengan risiko tinggi. Adanya teknologi VR membantu para peserta pelatihan – yang tentunya belum berpengalaman – untuk mensimulasikan pekerjaan risiko tinggi tersebut melalui perangkat VR.

(DS)

What do you think?

Written by Risa Praptono

VIRTUAL REALITY, KUATKAN SENSE OF PRESENCE SAAT TRAINING

INI KELEMAHAN VIRTUAL REALITY UNTUK PELATIHAN K3