in

PELAKU USAHA WAJIB PATUHI ATURAN NEW NORMAL

 JAKARTA – Sejak pemberlakuan new normal pada area publik, pelaku usaha di sektor jasa dan perdagangan perlu menerapkan dan menegakkan protokol kesehatan yang berlaku. Hal ini bertujuan sebagai langkah dari pencegahan penularan virus Covid-19 di masyarakat. Pemerintah pun sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran unit atau organisasi untuk saling menerapkan protokol tersebut.

Bagi para pengelola tempat kerja pada sektor jasa dan perdagangan di area publik, pemerintah menghimbau agar:

  • Melakukan pembersihan serta disinfeksi secara berkala pada area kerja dan area publik. Disinfeksi ini perlu dilakukan pada fasilitas umum yang sering disentuh publik setiap 4 jam sekali
  • Adanya penyediaan fasilitas cuci tangan yang memadai serta mudah diakses oleh para pekerja, pelaku usaha, dan konsumen
  • Memastikan tiap pelaku usaha memahami bagaimana cara melindungi diri dari penularan Covid-19 dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
  • Melakukan pengecekan suhu badan bagi semua pekerja sebelum mulai bekerja, serta konsumen sebelum masuk area. Jika terdapat pekerja yang memiliki suhu >37,3 C setelah dua kali pemeriksaan berjarak 5 menit, maka wajib dilakukan pemeriksaan kesehatan
  • Mewajibkan semua orang untuk mengenakan masker
  • Memasang media informasi pengingat untuk mengikuti ketentuan pembatasan jarak fisik, mencuci tangan menggunakan sabun, dan disiplin menggunakan masker
  • Melakukan pembatasan jarak fisik minimal 1 meter, seperti memberikan tanda khusus yang ditempatkan di lantai area padat orang sebagai pembatas, mengatur jumlah pekerja yang masuk, serta mengatur meja kerja dengan jarak minimal 1 meter.
  • Meminimalisir kontak dengan pelanggan dengan cara menggunakan pembatas atau partisi seperti flexy glass di meja atau counter sebagai perlindungan tambahan bagi kasir dan customer service, serta mendorong penggunaan pembayaran non tunai
  • Mencegah kerumunan pelanggan dapat dilakukan dengan cara mengontrol jumlah pelanggan yang masuk untuk membatasi akses dan menghindari kerumunan, menerapkan sistem antre di pintu masuk, menerima pesan melalui telepon atau daring untuk meminimalisir tatap muka, serta menetapkan jam layanan sesuai dengan kebijakan pemerintah daerah setempat.

Himbauan pemerintah sesuai instruksi Menteri Kesehatan Republik Indonesia tersebut agar bisa diterapkan dengan baik oleh para pelaku usaha di area publik, seperti pusat perbelanjaan, bank, toko, dan usaha sejenis. Jika himbauan tersebut ditegakkan, maka masyarakat telah ikut menyukseskan pencegahan Covid-19 di Indonesia.

(DS)

What do you think?

Written by Risa Praptono

SIAP HADAPI NEW NORMAL DI TEMPAT KERJA

IMPLEMENTASI K3 PADA WORK FROM HOME