in

Perbedaan Masker N95, Masker KN95 dan standar lain ?

Tentunya semuanya hampir sama, berbagai negara menggunakan kode dan nomor yang berbeda untuk memberi standar masker pernapasan mereka.

  •  N95 (United States NIOSH-42CFR84)
  • FFP2 (Europe EN 149-2001)
  • KN95 (China GB2626-2006)
  • P2 (Australia/New Zealand AS/NZA 1716:2012)
  • Korea 1st class (Korea KMOEL – 2017-64)
  • DS (Japan JMHLW-Notification 214, 2018)

Apakah Masker N95?

Masker N95  adalah masker yang berstandar FDA ( Administarsi Makanan dan Obat Amerika Serikat ) dan NIOSH (National Institute of Occupational Safety and Health ), dalam pasal 21 CFR 878.4040, and CDC ( Centre for Disease Control ) NIOSH dalam pasal 42 CFR Part 84. Masker N95 ini terbuat dari kain khusus yang bukan tenunan dan dapat menyaring 95% partikel di atas ukuran 0,3 mikron.

Karena kekurangan masker N95 untuk petugas kesehatan dan responden pertama, Maka Centre for Disease Control (CDC) di Amerika Serikat telah bekerja sama untuk memberikan pengecualian telah mengesahkan penggunaan mask KN95 sebagai pengganti masker N95 untuk tanggapan terhadap COVID19 begitu juga di Indonesia.

Masker N95 ini hanya di khususkan untuk pekerjaan perawatan kesehatan, petugas kesehatan dan responden pertama yang harus diberikan prioritas pertama untuk jenis respirator ini. FDA dan CDC tidak merekomendasikan masker ini untuk masyarakat umum, yang harus mengenakan masker kain dan tinggal 6 kaki dari orang lain saat berada di luar. N95 juga tidak dirancang untuk anak-anak atau orang-orang dengan rambut wajah, karena rambut akan membuat pemakaina tidak benar rapat di sekitar wajah, dan N95 tidak dibuat agar sesuai dengan wajah anak-anak yang lebih kecil. N95 dapat membuatnya lebih sulit untuk bernapas, sehingga seorang yang mengalami kesulitan bernapas (seperti penderita asma) harus berkonsultasi dengan dokter sebelum memakainya.

Maka, Masker N95 dirancang agar pas dengan wajah, itulah sebabnya masker ini datang dalam berbagai ukuran. Pengguna harus melatih cara memasang masker ke wajah mereka dengan benar, tepat dan diuji fit setahun sekali untuk memastikan mereka masih menggunakan masker yang tepat. Tidak semua model masker cocok dengan yang orang sama, jadi dalam kondisi ideal, pengguna akan mencoba beberapa model untuk menemukan satu dengan pas yang tepat.

Apa itu Masker KN95?

Masker KN95 adalah masker yang berasal dari Tiongkok yang setara dengan masker N95, itupun diperiksa melalui sistem sertifikasi Tiongkok. Dengan ini, FDA ( Administarsi Makanan dan Obat Amerika Serikat) telah mengizinkan penggunaan masker yang diuji dengan standar yang mirip dengan N95 di negara lain, Pemerintah Indonesia ini mengizinkan penggunaan KN95 di lingkungan medis selama mereka disertifikasi oleh badan pengujian terakreditasi.

Namun, tes terbaru oleh CDC ( Center For Disease Control ) di Amerika Serikat telah menunjukkan bahwa banyak topeng KN95 yang diimpor yang tidak memenuhi standar minimum untuk perlindungan. Sehingga, dan FDA pun telah melarang produsen China yang produknya tidak memenuhi spesifikasi dari standar dan telah memberi mereka waktu untuk menguji ulang produk mereka untuk dimasukkan kembali dalam daftar.

Kesimpulan, Perbedaan Masker N95 Dan KN95.

Masker N95 dan masker KN95 yang disetujui FDA (  hampir identik untuk perlindungan dari penyakit seperti coronavirus. Kedua jenis masker ini disertifikasi untuk menyaring 95% partikel kecil dan pas di wajah. Namun, ada beberapa perbedaan kecil dalam hal kesesuaian dan harga.

  • Masker N95 memiliki fitur tali elastis yang mengelilingi kepala pengguna. Sehingga memberikan pemakaian yang lebih tepat daripada yang diberikan oleh KN95, tetapi juga bisa terasa lebih tidak nyaman bagi beberapa pengguna.
  • Masker KN95 umumnya lebih murah daripada N95, dan fitur loop telinga bukan tali. Ini membuat mereka lebih mudah dikenakan dan dilepas, tetapi juga bisa berarti sedikit lebih longgar.

What do you think?

Written by Safeintek

VIRTUAL REALITY, LEBIH AMAN DAN HEMAT UNTUK PELATIHAN K3?

Perbedaan Virtual Reality dan Augented Reality untuk keselamatan kerja Safety

Virtual Reality Versus Augmented Reality; Apa Bedanya ?