in

SIAP HADAPI NEW NORMAL DI TEMPAT KERJA

JAKARTA – Pandemi Covid-19 yang belum kunjung berakhir semakin meresahkan masyarakat, terutama pada bidang ekonomi dan sosial. Sebagai solusi, pemerintah pun mulai memberlakukan new normal atau kenormalan baru agar semua sektor dapat hidup kembali. Kenormalan ini bisa ditempuh melalui adaptasi dengan lingkungan sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

Pasalnya, kenormalan baru ini tetap menimbulkan pro dan kontra dari berbagai kalangan. Tiga sektor yang terkena dampak pandemi yakni kesehatan, ekonomi, dan sosial kerap menjadi pilihan, bukan satu kesatuan yang dapat berjalan beriringan. Maka dari itu, ILO telah menerbitkan daftar pencegahan dan mitigasi Covid-19 di tempat kerja sebagai upaya penyediaan tindakan untuk mengurangi penyebaran virus agar ketiga sektor tersebut dapat berjalan bersamaan. Daftar tersebut menangani berbagai masalah seperti berikut:

Jarak fisik

Jarak fisik atau physical distancing seperti menilai risiko interaksi antar para pekerja, kontraktor, pelanggan dan pengunjung serta berbagai langkah penerapan untuk mengurangi risiko tersebut. Caranya dengan pengorganisasian kerja yang memungkinkan adanya jarak fisik antar orang, menghindari pertemuan tatap muka dengan cara menggunakan telepon, surat elektronik atau rapat virtual jika memungkinkan, serta membuat jadwal kerja untuk menghindari berkumpulnya para pekerja dalam satu waktu tertentu.

 

Higienitas

Penyediaan disinfektan, hand sanitizer, dan tempat cuci tangan yang mudah diakses, serta mempromosikan higienitas pernapasan yang baik di tempat kerja dengan cara menutup mulut dan hidung menggunakan siku ketika bersin.

Kebersihan

Mempopulerkan budaya membersihkan permukaan meja dan tempat kerja dengan teratur beserta gagang pintu, telepon, komputer, dan benda lain dengan disinfektan.

Pelatihan dan komunikasi

Seperti melatih manajemen dan pekerja tentang langkah-langkah untuk mencegah terpaparnya virus serta bagaimana menindak kasus infeksi Covid-19. Selain itu, adanya pelatihan tentang penggunaan, pemeliharaan, dan pembuangan alat pelindung diri yang benar, berkomunikasi dan menginformasikan pekerja mengenai bahaya yang akan dihadapi di tempat kerja.

Alat Pelindung Diri

Jika perlu, sediakan APD yang baik dan sediakan tempat pembuangan tertutup untuk membuang secara higienis.

Respon diri

Sejalan dengan peraturan pemerintah, perusahaan dapat meminta pekerja yang memiliki gejala Covid-19 agar tidak datang ke tempat kerja dan memberikan cuti sakit, tunjangan sakit, cuti perawatan, dan memberikan informasi kepada semua pekerja. Lalu mengatur untuk isolasi pekerja yang terdampak gejala Covid-19 sambil menunggu pemindahan pekerja ke fasilitas kesehatan yang memadai. Perusahaan juga diminta untuk menyemprot disinfektan dalam area kerja serta mengadakan pengawasan bagi pekerja yang telah melakukan kontak dengan pekerja yang terkena Covid-19.

(DS)

What do you think?

Written by Risa Praptono

CEGAH BURNOUT SYNDROME

PELAKU USAHA WAJIB PATUHI ATURAN NEW NORMAL